Deskripsi
Pelatihan Tenaga Kerja Bangunan Tinggi Tingkat 2 (TKBT 2) merupakan program pembinaan dan sertifikasi yang dirancang untuk membekali tenaga kerja dengan pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan pekerjaan pada ketinggian menggunakan metode pencegahan jatuh (fall protection). Program ini ditujukan bagi tenaga kerja yang melakukan pekerjaan pada struktur bangunan tinggi dan membutuhkan kemampuan untuk bergerak serta berpindah posisi secara aman.
Pekerjaan pada ketinggian memiliki potensi bahaya yang besar, terutama risiko terjatuh dari tempat kerja. Kondisi pekerjaan yang mengharuskan tenaga kerja bergerak secara horizontal maupun vertikal pada struktur bangunan membutuhkan kemampuan teknis, pemahaman terhadap sistem perlindungan jatuh, serta penerapan prosedur kerja yang aman.
Dalam pelatihan TKBT 2, peserta akan mempelajari peraturan dan ketentuan K3 dalam pekerjaan pada ketinggian, karakteristik lantai kerja tetap dan sementara, alat pencegah dan penahan jatuh kolektif, alat pembatas gerak, prinsip penerapan faktor jatuh (fall factor), serta prosedur kerja aman pada ketinggian. Pembelajaran juga mencakup teknik bergerak secara horizontal dan vertikal pada struktur bangunan, teknik bekerja pada struktur atau posisi miring, serta teknik menaikkan dan menurunkan barang menggunakan sistem katrol.
Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai tindakan penyelamatan dalam keadaan darurat serta penerapan teknik kerja yang aman melalui praktik lapangan. Evaluasi dilakukan melalui ujian teori dan praktik untuk memastikan peserta memahami materi dan mampu menerapkannya dalam pekerjaan.
TKBT 2 merupakan salah satu jenjang Tenaga Kerja Bangunan Tinggi yang memiliki kualifikasi untuk bekerja pada ketinggian dengan metode pencegahan jatuh (fall protection). Program pembinaan TKBT 2 memiliki total 20 jam pelajaran (JP) dan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari dengan kombinasi pembelajaran teori dan praktik.
Jadwal Pelatihan
| No | Jadwal Tenaga Kerja Bangunan Tinggi 2 2026 |
|---|---|
| 1 | 27 – 29 Januari |
| 2 | 04 – 06 Februari |
| 3 | 03 – 05 Maret |
| 4 | 07 – 09 April |
| 5 | 04 – 06 Mei |
| 6 | 06 – 08 Mei |
| 7 | 11 – 13 Mei |
| 8 | 18 – 20 Mei |
| 9 | 20 – 22 Mei |
| 10 | 22 – 26 Mei |
| 11 | 09 – 26 Juni |
| 12 | 01 – 03 Juli |
| 13 | 08 – 10 Juli |
| 14 | 15 – 17 Juli |
| 15 | 22 – 24 Juli |
| 16 | 29 – 31 Juli |
| 17 | 05 – 07 Agustus, 19 - 21 Agustus |
| 18 | 01 – 03 September |
| 19 | 13 – 15 Oktober |
| 20 | 11 – 13 November |
| 21 | 01 – 03 Desember |
Materi
Materi Pelatihan Tenaga Kerja Bangunan Tinggi Tingkat 2 (TKBT 2) mencakup pembahasan mengenai peraturan K3, karakteristik tempat kerja, sistem perlindungan jatuh, teknik pergerakan pada struktur bangunan, pekerjaan pada struktur miring, penggunaan sistem katrol, serta penyelamatan dalam keadaan darurat.
Materi yang diberikan antara lain:
- Peraturan perundang-undangan K3 dalam pekerjaan pada ketinggian
- Dasar-dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
- Identifikasi potensi bahaya pada pekerjaan di ketinggian
- Karakteristik lantai kerja tetap
- Karakteristik lantai kerja sementara
- Alat pencegah dan penahan jatuh kolektif
- Alat pembatas gerak
- Prinsip penerapan faktor jatuh (fall factor)
- Prosedur kerja aman pada ketinggian
- Pemeriksaan kondisi lantai kerja dan peralatan perlindungan jatuh
- Teori dan praktik bergerak secara horizontal menggunakan struktur bangunan
- Teori dan praktik bergerak secara vertikal menggunakan struktur bangunan
- Teknik bekerja aman pada struktur bangunan
- Teknik bekerja dengan posisi atau struktur miring
- Teori dan praktik menaikkan dan menurunkan barang menggunakan sistem katrol
- Penggunaan alat pelindung diri (APD) dan peralatan perlindungan jatuh
- Teori dan praktik upaya penyelamatan dalam keadaan darurat
- Evaluasi teori
- Evaluasi praktik
Materi TKBT 2 menekankan kemampuan peserta dalam menerapkan teknik kerja aman ketika melakukan pergerakan pada struktur bangunan. Peserta juga dibekali kemampuan untuk memahami penggunaan peralatan perlindungan jatuh dan menerapkan tindakan penyelamatan ketika terjadi kondisi darurat.
Fasilitas
Peserta Pelatihan TKBT 2 mendapatkan fasilitas pendukung untuk menunjang proses pembelajaran teori maupun praktik. Fasilitas yang tersedia dapat meliputi:
- Modul pelatihan TKBT 2
- Softcopy materi pembelajaran
- Training kit
- Sertifikat pelatihan/sertifikasi sesuai ketentuan program
- Sertifikat dan lisensi Kemnaker RI sesuai ketentuan sertifikasi
- Peminjaman perlengkapan praktik
- Alat Pelindung Diri (APD)
- Peralatan fall protection
- Instruktur dan penguji yang kompeten dan berpengalaman
- Kegiatan praktik lapangan
- Evaluasi teori dan praktik
- Konsumsi selama pelaksanaan pelatihan
- Makan siang
- Coffee break atau snack
- Suvenir
Fasilitas praktik digunakan untuk mendukung pembelajaran mengenai sistem perlindungan jatuh, pergerakan pada struktur bangunan, teknik bekerja pada ketinggian, serta simulasi penyelamatan dalam keadaan darurat.
Fasilitas aktual dapat disesuaikan dengan paket, lokasi, dan metode pelatihan yang diikuti peserta.
Persyaratan Peserta
Peserta yang ingin mengikuti Pelatihan TKBT 2 perlu memenuhi persyaratan pendidikan, pengalaman kerja, kesehatan, dan administrasi yang ditetapkan dalam program. Persyaratan peserta meliputi:
- Pendidikan minimal SMA/SMU atau sederajat.
- Memiliki pengalaman kerja sekurang-kurangnya 2 tahun.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Tidak takut terhadap ketinggian.
- Menyiapkan fotokopi ijazah pendidikan terakhir.
- Menyiapkan pasfoto terbaru sesuai ketentuan.
- Mengisi formulir pendaftaran dan biodata peserta.
- Menyiapkan surat keterangan dari perusahaan.
- Menyiapkan surat keterangan sehat.
- Mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran teori, praktik, dan evaluasi.
- Memenuhi ketentuan administrasi dan sertifikasi yang berlaku.
Pelatihan TKBT 2 ditujukan bagi tenaga kerja seperti karyawan, teknisi, supervisor, maupun personel perusahaan yang pekerjaannya mencakup aktivitas pada ketinggian. Kompetensi ini dapat diterapkan pada berbagai pekerjaan, antara lain pembangunan dan perawatan menara telekomunikasi, pembersihan dan perawatan gedung tinggi, jaringan listrik, galangan kapal, reboisasi, pengendalian hama, silo, kehutanan, serta pekerjaan lain yang melibatkan aktivitas pada ketinggian.
Peserta perlu memiliki kesiapan untuk mengikuti praktik lapangan karena pelatihan mencakup aktivitas pergerakan horizontal dan vertikal pada struktur, pekerjaan pada posisi atau struktur miring, penggunaan sistem perlindungan jatuh, teknik menaikkan dan menurunkan barang, serta simulasi penyelamatan dalam keadaan darurat.
Sertifikasi
Peserta yang memenuhi seluruh ketentuan pembelajaran dan evaluasi dapat memperoleh sertifikat dan lisensi TKBT 2 sesuai ketentuan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Sertifikasi TKBT 2 menunjukkan bahwa peserta telah mengikuti pembinaan dan evaluasi kompetensi untuk pekerjaan pada ketinggian dengan metode pencegahan jatuh (fall protection) sesuai jenjang Tenaga Kerja Bangunan Tinggi Tingkat 2. Ketentuan mengenai kualifikasi, kompetensi, pembinaan, dan sertifikasi tenaga kerja pada ketinggian diatur dalam Permenaker No. 9 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Pekerjaan pada Ketinggian.
Durasi Pelatihan
Pelatihan TKBT 2 memiliki total kurikulum 20 Jam Pelajaran (JP) dan dapat dilaksanakan selama 3 hari dengan kombinasi pembelajaran teori dan praktik.
Pelaksanaan pelatihan mencakup pembelajaran di kelas, praktik lapangan, serta evaluasi teori dan praktik. Metode praktik digunakan untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam menerapkan prosedur kerja aman, melakukan pergerakan pada struktur bangunan, menggunakan sistem perlindungan jatuh, serta melakukan tindakan penyelamatan dalam keadaan darurat.





